Fish

Selasa, 29 Mei 2012

MASTER PLAN WIRAUSAHA

MASTER PLAN USAHA

A.     JUDUL
Pemasaran souvenir replika bangunan khas Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui media e-shop

B.     LATAR BELAKANG
Mahasiswa dikenal sebagai personal yang aktif. Dengan aktivitas perkuliahan yang sangat padat, maka membuka sebuah usaha yang menuntut purnawaktu cukup sulit untuk dijalankan. Metode penjualan berbasis e-bisnis (e-shop) mendatangkan peluang tersendiri bagi mahasiswa yang mengalami kesulitan tersebut.
Transaksi online di Indonesia dinilai terus memperlihatkan perkembangan signifikan, terutama pada usaha-usaha kecil. Nukman Luthfie, CEO PT Virtual Media Nusantara, mengatakan pemasaran dengan memanfaatkan media online memiliki banyak keunggulan dibandingkan dengan transaksi konvensional. Sisi investasi merupakan faktor utama yang mendorong usaha kecil melirik media online dalam memasarkan produknya  (Luthfie, 2008).
Pada tahun 2012, Pemerintah Provinsi NTB memiliki program visit Lombok-Sumbawa. Pemerintah provinsi sudah mulai melaksanakan event-event yang menyita banyak wisatawan. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) NTB, Drs. L. Gita Aryadi, M.Si, mengatakan, pihaknya menergetkan jumlah wisatawan yang datang ke NTB tahun 2011 sebanyak 850 ribu orang. Pencapaian angka itu cukup optimis dengan melihat arus kunjungan wisatawan ke NTB yang mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Daerah NTB memiliki objek wisata yang sangat banyak untuk dikunjungi, sehingga memiliki potensi yang besar untuk menarik wisatawan lokal dan mancanegara.Wisatawan pada umumnya akan mencari oleh-oleh atau cinderamata yang menunjukkan kekhasan daerah wisata yang dituju. Biasanya cinderamata yang dijual dalam bentuk kaos, gantungan kunci atau tas namun kami memproduksi cinderamata yang berbeda dalam bentuk replika bangunan khas NTB.

C.      PERUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah dalam Program Kreativitas Kemahasiswaan dalam bidang kewirausahaan ini adalah:
  1. Bagaimana mengembangkan bisnis suvenir replika bangunan khas NTB melalui e-shop?
  2. Bagaimana mempromosikan ciri khas daerah wisata Lombok-Sumbawa melalui suvenir replika bangunan khas NTB.

D.     TUJUAN PROGAM
Tujuan dari  dalam bidang kewirausahaan ini adalah:
  1. Mengembangkan bisnis suvenir replika bangunan khas NTB melalui pemasaran menggunakan e-shop.
  2. Meningkatkan minat dan kecintaan wisatawan terhadap daerah wisata Lombok-Sumbawa melalui suvenir replika bnagunan khas NTB.
  3. Meningkatkan jumlah wisatawan lokal maupun asing ke daerah wisata Lombok-Sumbawa dengan gencarnya pemasaran suvenir replika bnagunan khas NTB.

E.      KEGUNAAN  PROGRAM
  1. Merangsang kreativitas dan daya inovasi mahasiswa untuk menghasilkan kegiatan yang bermanfaat.
  2. Membuka wawasan mahasiswa dan meningkatkan keterampilan dalam berwirausaha sehingga mampu mengadapi pesaingan bebas dengan cara menjadi entrepreneur muda Indonesia.
  3. Memberikan stimulus untuk menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri  terutama bagi masyarakat.

F.      IDENTITAS PEMILIK
Kelompok 3 : mata kuliah kewirausahaan
Dosen pembimbing : M. Zubair , M.Pd

G.       DATA PERUSAHAAN
Nama perusahaan          : Replika Pernak Pernik Shop
Alamat                             : jalan Matahari VII/4 Gomong
  Mataram 83125
       Telp.                                 : (0370)
       Berdiri                             : Mei 2012
     
                                        
H.    GAMBARAN UMUM USAHA

1.     Ide Produk
NTB  merupakan daerah yang saat ini tengah menjalankan program Visit Lombok-Sumbawa 2012. Oleh karena itu, pemerintah banyak menghabiskan dana untuk melaksanakan berbagai event yang akhirnya mendatangkan banyak wisatawan ke daerah NTB. Di tengah upaya memajukan kepariwisataan tersebut, bisnis suvenir memiliki peluang tersendiri. Suvenir yang akan menjadi produk penjualan kami akan berupa sebuah replika dari berbagai macam bangunan yang hanya dapat ditemukan di daerah NTB. Penggunaan e-shop sebagai sarana pemasaran juga dipilih karena tidak membutuhkan dana yang terlalu besar. Metode pemasaran melalui e-shop juga tidak menyita banyak waktu karena dapat dilakukan secara online.

2.     Deskripsi Usaha
Usaha penjualan suvenir replika bangunan khas NTB melalui e-shop merupakan sebuah peluang bisnis yang tidak memerlukan tempat khusus sebagai lokasi pemasaran dan tidak menyita waktu banyak. NTB yang merupakan daerah tujuan wisata juga akan memberikan nilai tambah pada usaha ini.

3.     Analisa Pemasaran Produk
Produk pemasaran berupa suvenir replika bangunan khas NTB ini akan dipasarkan secara luas melalui internet. Target pembeli pada pemasaran ini adalah orang-orang yang telah atau ingin berwisata ke NTB juga event organizer yang akan membutuhkan suvenir dalam event-event yang diadakannya.
Promosi akan dilakukan dengan beberapa cara, yakni;
·         Promosi melalui facebook dengan menandai foto-foto produk pada teman-teman.
·         Promosi dari mulut ke mulut di berbagai art shop.
·         Promosi sekaligus pemasaran menggunakan web khusus penjualan suvenir replika bangunan khas NTB.
Sistem pembelian yang akan dilakukan pembeli adalah sebagai berikut;
·         Pembeli akan mengirimkan kode barang yang akan dipesan melalaui pesan singkat atau e-mail.
·         Pembeli akan mentransfer uang seharga barang yang akan dibeli ditambah dengan ongkos kirimnya ke rekening yang telah disediakan.
·         Pembeli menerima barang yang telah dipesan dalam jangka waktu tergantung pada penyedia jasa layanan pengiriman.

I.       METODOLOGI PELAKSANAAN
1.        Persiapan perlengkapan usaha:
a.       Gunting
b.      Cutter
c.       Lem castol
d.      Kuas
e.       Kertas segitiga
f.        Pensil

2.        Bahan yang disediakan:
a.       Sterofoam
b.      Lem kayu
c.       Tepung maizena
d.      Bensin
e.       Air
f.        Cat warna
g.       Karton
h.      Kertas mika
i.         Piloks
j.         Kertas kado

3.         Langkah pembuatan produk
a.       Disiapkan sterofoam dan dibentuk sterofoam menggunakan cutter sesuai ukuran replika yang akan dibuat.
b.      Disapkan lem kayu, tepung maizena dan air dengan perbandingan 2:2:1 kemudian ketiga bahan disatukan, aduk hingga rata.
c.       Dimasukkan adonan yang telah dibuat ke dalam kertas segitiga.
d.      Digunting ujung kertas segitiga sebagai tempat keluarnya adonan.
e.       Ditekan adonan dalam kertas segitiga dan bentuk sesuai ukuran sterofoam yang telah dibuat. (usahakan terlihat tekstur dari bahan).
f.        Dibiarkan bahan yang telah dibentuk diatas sterofoam mengering.
g.       Disiramkan bensin pada replika yang telah mengering untuk melelehkan sterofoam.
h.      Dibiarkan mengering.
i.         Dicat replika menggunakan kuas dan tunggu sampai cat mengering.
j.         Untuk finishing disemprotkan piloks bening untuk mengkilapkan replika di bawah sinar matahari dan biarkan hingga mengering.
4.         Pengemasan
Untuk penghematan biaya pembuatan kotak replika digunakan kertas mika sebagai pengganti kaca. Kotak replika dibentuk sesuai ukuran replika yang telah dibuat.

J.        JADWAL KEGIATAN
No.
Uraian Kegiatan
Bulan Pelaksanaan
1
2
3
4
5
6
1
Pembuatan Web






2
Pembelian Peralatan Produksi






3
Pembelian Bahan Baku produksi untuk satu bulan oprasional






4
Pembuatan Produk






5
Promosi Awal Produk






6
Pemasaran Produk






Jadwal Pelaksanaan usaha dan tahap kebutuhan anggaran disusun sebagai berikut:






















K.     RANCANGAN BIAYA

1. BIAYA INVESTASI










1. 1 Biaya tetap




No
Uraian
Jumlah
Harga Satuan (Rp)
Besarnya (Rp)

1
Laptop
1 unit
4,000,000
4,000,000

2
Modem
1 buah
500,000
500,000

3
Pembuatan web

300,000
300,000

4
Meja kerja
1 buah
200,000
200,000

5
Alat tulis
1 paket
50,000
50,000

6
Alat potong
8 buah
10,000
80,000

Total


4,900,000








1.2 Variable cost per-bulan




No
Uraian
Jumlah
Harga Satuan (Rp)
Besarnya (Rp)

1
Internet

200,000
200,000

2
Transportasi

100,000
100,000

Total


300,000









2. BIAYA PRODUKSI PER-LIMA UNIT

No
Uraian
Jumlah
Harga Satuan (Rp)
Besarnya (Rp)

1
Tepung maizena
500 gr
5,000
5,000

2
Lem kayu
500 gr
40,000
40,000

3
Cat warna
1 kaleng
7,000
7,000

4
Kertas mika
2 meter
10,000
20,000

5
Karton
2 meter
10,000
20,000

6
Piloks
1 kaleng
20,000
20,000

7
Bensin
1 liter
4,500
4,500

8
Hiasan
2 gulung
2,000
4,000

9
Sterofoam
5 buah
10,000
50,000

10
Lem castol
1 buah
10,000
10,000

11
Kertas segitiga
3 lembar
500
1,500

Total


182,000





Uraian
Besarnya (Rp)

Harga produksi per-unit
36,400

Target produksi per-bulan
30 unit

Biaya Produksi 30 unit per-bulan
1,092,000

Harga jual per-unit
70,000














Total biaya produksi = (Total investasi + Total biaya operasional per tahun + Biaya produksi per-tahun)

= Rp 4,900,000 + (Rp 300,000 x 12) + (Rp 1,092,000 x 12)

= Rp 21,604,000







Total pendapatan = Harga jual per-unit x 30



= Rp 70,000 x 30 = Rp 2,100,000




Pendapatan per-tahun = Rp 2,100,000 x 12 bulan = Rp 25,200,000








Analisis biaya manfaat




Keuntungan per-bulan = Pendapatan - biaya produksi


= Rp 2,100,000 – Rp 1,092,000 =Rp 1,008,000




Keuntungan per-tahun = Rp 1,008,000 x 12 bulan = Rp 12,096,000








Pay Back Periode = Total biaya produksi per-tahun / Keuntungan per-tahun

= Rp 21,604,000 / Rp 12,096,000
= 1, 78 tahun = 19 bulan 


(BY: KELOMPOK 3 KWU BIO FKIP UNRAM---- sunny)



1 komentar: